Wahai malam, apa kamu tahu. Malam
ini aku sangat merindukan kebersamaan dengannya, ingin sekali rasanya ku
memutar ruang dan waktu untuk kembali ke masa itu. masa dimana aku bisa
melihatnya dengan lepas. Aku sangat ingin tertawa kembali bersamanya, melihat
senyumannya, melihat kelembutannya, mendekap dan memeluknya.
Wahai malam, tolong sampaikan
seluruh perasaan ini kepadanya. Bahwa disini aku selalu merindukannya. Aku yang
sudah tidak sanggup lagi menghayati ketenanganmu, karna aku tahu jika aku
melakukan itu aku akan teringat kembali kenangan indah saat bersamanya. Aku
yang sekarang juga menjalani hidup tanpa perasaan, karna ku tahu jika aku
kembali berperasaan maka aku akan kembali jatuh dalam kesedihan karna
membayangkannya.
Wahai malam, kamu pasti tahu
betapa kehilangannya aku di tinggal olehnya. Ingin sekali aku untuk selalu
menghubunginya, mengetahui kabarnya. Tapi aku tahu itu adalah sebuah kesalahan.
Aku tidak ingin mengganggu jalan kebahagiaan yang ia pilih. Aku yang tidak
ingin menjadi penghambat senyum di wajah indahnya. Biarlah hanya engkau yang
tahu bahwa aku sangat merindukannya saat ini.
Wahai malam,
Tolong sampaikan
padanya aku akan selalu menunggunya kembali bersamaku.
Tolong sampaikan padanya bahwa aku tidak pernah melupakannya.
Tolong sampaikan padanya
perasaanku tidak pernah berubah sedikitpun walau semua ini sudah terjadi.
Dan jika suatu saat nanti kamu
melihat perasaannya sudah tidak lagi untukku. Maka, tolong sampaikan padanya,
bahwa aku disini menerimanya dengan dada yang lapang. Karna yang terpenting adalah
agar ia bisa tetap ceria dalam menjalani kehidupan ini dan tidak pernah berpikir
lagi untuk meninggalkan dunia ini J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar